Waropen – Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, Babinsa Koramil 1709-03/Warbah, Serka La Ode Salimudin, menghadiri kegiatan sosialisasi bersama masyarakat adat terkait rencana pembukaan lahan di wilayah Kampung Harapan Jaya SP 2 dan Kampung Demisa SP 3, Distrik Inggerus, Kabupaten Waropen.Selasa(12/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Awera, Distrik Wapoga, Kabupaten Waropen, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.
Dalam kegiatan ini, Serka La Ode Salimudin turut berperan aktif dalam memberikan pendampingan serta memastikan proses sosialisasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadirannya juga menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung setiap program pembangunan yang melibatkan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan dan tidak menimbulkan konflik sosial.
Sosialisasi tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari mekanisme pembukaan lahan, pentingnya menjaga kearifan lokal, hingga kesepakatan bersama agar kegiatan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik tanpa merugikan pihak manapun, khususnya masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Waropen, Yoel Boari, Kepala Distrik Wapoga Semuel Bindosano, SE, Kapospol Wapoga Brikpol Musa Kedebak, Bhabinkamtibmas Briptu Risaldi, Kepala Kampung Awera Edison Taru, serta para tokoh adat setempat.
Wakil Bupati Waropen dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi dan musyawarah dalam setiap rencana pembangunan, khususnya yang menyangkut tanah adat. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga kebersamaan dan mengedepankan kepentingan bersama demi kemajuan daerah.
Sementara itu, Serka La Ode Salimudin menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Kami siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bersifat positif, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis guna menjaga keharmonisan di wilayah binaan,” ujarnya.

