Sentuhan Kasih Babinsa Serui, Koptu Aan Kurniawan Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Wahyu Ilahi




Serui – Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1709-01/Serui, Koptu Aan Kurniawan, dengan menyalurkan bantuan sosial berupa pakaian layak pakai kepada Yayasan Pelayanan Sosial Panti Asuhan Wahyu Ilahi di Kampung Ketua Api, Distrik Anotaurei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu (1/7/2026).

Bantuan yang terdiri dari baju dan celana layak pakai tersebut merupakan hasil inisiatif Koptu Aan Kurniawan bersama keluarganya yang secara sukarela mengumpulkan pakaian yang masih layak digunakan untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Koptu Aan Kurniawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaannya. Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan.

"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Bersama keluarga, kami berinisiatif mengumpulkan pakaian yang masih layak pakai agar dapat dimanfaatkan kembali oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi berkah bagi penerimanya," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pelayanan Sosial Panti Asuhan Wahyu Ilahi, Ibu Shaidah Alting, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan oleh Babinsa Koramil 1709-01/Serui.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Babinsa Koptu Aan Kurniawan beserta keluarga atas perhatian dan kepeduliannya kepada panti asuhan kami. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak asuh kami dan semoga menjadi ladang amal serta membawa berkat bagi keluarga," tuturnya.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama