Yapen – Bertempat di Lapangan Upacara Kodim 1709/Yawa, Jl. Maluku, Distrik Anotaurei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, dilaksanakan Upacara Mingguan Pengibaran Bendera Merah Putih yang dirangkaikan dengan acara tradisi pelepasan purna tugas personel Kodim 1709/Yawa.Senin(2/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1709/Yawa, Letkol Inf Baskoro Wijaya Atmanto, dan diikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama, Pegawai Negeri Sipil, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 1709/Yawa.
Dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, dua prajurit terbaik Kodim 1709/Yawa resmi dilepas memasuki masa purna tugas, yakni Peltu Mawardin dan Serma Wiyoto.
Dalam amanatnya, Dandim 1709/Yawa menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan penuh kebersamaan. Ia menegaskan bahwa tradisi pelepasan purna tugas merupakan bentuk apresiasi, penghargaan, dan penghormatan satuan kepada setiap personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai prajurit TNI AD.
Menurutnya, acara purna tugas bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momen penting yang sarat makna. Momentum ini menjadi wujud penghormatan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tulus yang telah diberikan kepada satuan, bangsa, dan negara. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat silaturahmi, memperkokoh kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga dan rasa memiliki terhadap satuan.
Secara pribadi dan atas nama keluarga besar Kodim 1709/Yawa, Dandim menyampaikan ucapan selamat kepada Peltu Mawardin dan Serma Wiyoto atas selesainya masa dinas dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas karya nyata, pengabdian, serta loyalitas yang telah dipersembahkan selama berdinas.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian. Meski telah memasuki masa pensiun, hubungan kekeluargaan dengan satuan tetap terjalin erat. Personel yang purna tugas tetap menjadi bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Darat, khususnya keluarga besar Kodim 1709/Yawa.
Menutup amanatnya, Dandim menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam hubungan kedinasan maupun pribadi, seraya berharap tali silaturahmi tetap terjaga dengan baik.
.jpeg)


.jpeg)